Pages

Tampilkan postingan dengan label In Relationship With Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label In Relationship With Allah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2012

Satu Cinta, Sederhana


Kiluan Bay, Lampung 

Kulangkahkan kaki
Susuri jalan kecil berbatu ini
Seakan panjangnya membentang tak terputus
Hanya aku

Angin sore bisikkan salam lembut ditelingaku
Begitu merdu alunan musiknya
Begitu indah, begitu ceria, kadang juga terasa begitu sedih
Dan aku pun tersenyum
Selami, resapi lapisan demi lapisan suara itu

Lembut dedaunan menyapu jemariku
Salam dariku, wahai jiwa-jiwa hijau nan cantik
Nafasku menyatu bersama untaian pujian kepada alam

Dalam diam yang membawa ketenangan
Jiwaku hanyut dalam hamparan langit biru keemasan
Secercah sinar mentari yang hendak kembali
Terbuai dalam tidur lelapnya
Kugenggam ia meski hanya sesaat
Meski malam kan menjelang

Senja-senja yang sunyi
Hangat yang membaur bersama dinginnya angin
Langkah demi langkah yang takkan tergantikan

Dalam kesunyian kutemukan Ia
Tak perlu ada sepatah kata
Namun aku dapat bercerita padaNya
Dan hilanglah segala lara
Berbagi kisah yang mungkin tak dapat kuungkap
pada seorangpun

Aku merasakan kehadiranNya
Sungguh luar biasa meski hadir dalam bentuk yang sederhana
Betapa cintaNya luas tak berbatas
Kuhanturkan puji syukur ke hadiratNya
Sebuah rasa sayang dari hamba yang tak berdaya

Peaceful Afternoon at Kiluan Bay

Twilight



Deep Twilight

I wrote this poem as the gratitude expression deep within my heart. There were times when i walked alone in Universitas Indonesia. Many times, actually, i walked around UI in afternoon untill it turns to twilight. The view in the sky was undeniably beautiful with swishing wind on my face. And i feel grateful for Allah's bless, that i made it this far. For the uncountable bless, even when it appears as moderate beauty in UI :))

I actually wanted to put picture of UI's sky that turned to twilight, but unfortunately, my camera could not captured it perfectly, besides, it's kinda not romantic putting pictures of UI in  this poem hehehehe. Therefore, i'd like to thank my friend, Yugo Bittriano for allowing me to put his pictures for this poem. The photos were taken in Kiluan Bay, or better known as Lampung's Dolphin Bay. I hope you guys like it ^^


Read Comments

Selasa, 20 November 2012

November

Well, it's been quite sometimes not updating my blog. But yeah, there's nothing i can do about it. Since this november has become a restless month. Really, i have no free time at all. I got to teach from morning to night, helping my lecturer with his project and ultimately i got to finish my Final Project in Universitas Indonesia. Oh Allah, please help me pass the exam soon. Can't wait to graduate from UI. I actually feel a lill bit sad of leaving UI, because this campus has been my second home for 5 years now. So many stories and events had passed my way. So many uncountable lessons that i learn (why suddenly tears almost flowing from my eyes?? :'[ )

One of my lecturer actually willing to be my benefactor / sponsor for my postgraduate in UI, but i also want to have carrier outside, not for a long time, only for two years. I have to answer his question, about me staying under his guidance or walk on my own path. Oh Allah, i really confuse. Please help me determine the decision, A Postgraduate Student or Employee/Entrepreneur??
Read Comments

Jumat, 12 Oktober 2012

Belajar Dari Khulafaur Rasyidin

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Daripada iseng ga ada kerjaan, yuk nambah dan perdalam ilmu kita, mengenal Islam yang sesungguhnya. Kali ini saya pengen sedikit membahas tentang Khulafaur Rasyidin (yah meskipun dengan ilmu yang pas-pasan tapi semoga tulisan saya bermanfaat bagi siapapun yang membaca).

*What is it Khulafaur Rasyidin??

Khulafaur Rasyidin  (الخلفاء الراشدون) adalah para pemimpin pengganti Nabiyullah SAW setelah Nabi SAW wafat. Umumnya, julukan Khulafaur Rasyidin menunjuk pada 4 orang sahabat Rasulullah yang diangkat menjadi Khalifah (pemimpin umat Islam), akan tetapi ada pula sebagian pendapat oleh para ulama yang menyatakan Khulafaur Rasyidin juga berarti para Khalifah yang kehidupannya sangat lurus sesuai petunjuk Al-Qur'an dan Al-Hadits (Contohnya yaitu Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang dianggap sebagai Khulafaur Rasyidin kelima yang merupakan keturunan Khalifah Umar Bin Khattab).

*Darimanakah Sebutan Khalifah Berasal?
Setelah Rasulullah wafat, para shahabiyah bermusyawarah di Madinah untuk memilih pemimpin umat Islam selanjutnya dan terpilih diantara para shahabiyah yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq yang diberi gelar Kahlifatur Rasululllah (penerus Rasulullah). Sejak saat itu, penamaan Khalifah melekat bagi para pemimpin kaum muslimin.


*Kenapa Harus Mempelajari Tauladan Dari Khulafaur Rasyidin?

Raja iblis dalam dialognya dengan Rasulullah berkata'" Seluruh sahabatmu adalah sebesar-besarnya seteruku. Tiada daya upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka".
Sabda Rasulullah SAW,"Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk".


*Pelajaran Dari Dialog Antara Rasulullah dan Raja Iblis

Berikut adalah satu periwayatan tentang pertemuan antara Rasulullah dengan Raja iblis mengenai betapa hebat ibadah dan ketaatan para Khulafaur Rasyidin :

Pertanyaan Rasulullah :
"Hai iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"

Jawaban iblis :
"Sayyidina Abu Bakar As Shidiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu sehingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia dengan amal kebaikan Abu Bakar, maka amal Abu Bakar lebih berat daripada dunia dan seisinya. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal hadistmu.

"Sayyidina Umar Bin Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau mengatakan, Jika ada nabi pengganti setelah diriku, maka Umar boleh menggantikan aku. Karena beliau adalah orang harapan Rasulullah dan pandai membedakan antara kafir dan Islam sehingga beliau diberi gelar Al-Farouq.

"Sayyidina Utsman Bin Affan aku tidak bisa bertemu dengan beliau karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur'an. Beliau penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menantumu sebanyak dua kali (Dzunnurain). Karena taatnya, banyak Malaikat datang menjenguk dan memberi hormat karena Malaikat sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan," barangsiapa menulis Bismillahirrahmanirrahim pada kitab atau atau kertas-kertas dengan dakwat merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Utsman mati syahid.

"Sayyidina Ali Bin Abi Thalib itupun aku sangat takut karena hebat dan gagahnya ia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaithan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena beliau sangat kuat beribadat serta beliau adalah salah satu orang pertama yang memeluk Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada berhala. Beliau bergelar Ali Karamullahu Wajhahu (Dimuliakan Allah akan wajahnya) dan juga bergelar Harimau Allah dan engkau pula berkata,"Akulah negeri segala ilmu dan Ali adalah pintunya". Tambahan pula, beliau merupakan menantumu, semakin aku ngeri kepadanya.

Subhanallah, begitu dalam kecintaan dan tawadhu para Khulafaur Rasyidin kepada Allah sehingga Raja iblis sekalipun tidak berani mengganggu beliau sekalian. Lalu bagaimana dengan kita? sudahkah kita mencontoh tauladan Khulafaur Rasyidin?

Saya pribadi merasa malu dengan beliau sekalian, mengingat banyaknya kelemahan diri dan dosa serta salah yang saya perbuat kepada Allah. Kadang saya pikir, barangkali saya tidak pantas menjadi tamu surga. Saya malu kepada Allah, kepada Rasulullah, kepada para Shahabiyah... semoga allah mengampuni dosa kita semua termasuk saya yang lemah ini.

Ehhh.. tapi kok malah curhat yaa?? hehhehe. Ya semoga kita semua dapat menjadi pribadi dan bagian dari kaum muslimin yang benar-benar baik dan mampu serta mau menjalankan perintah Allah SWT. Seperti nasihat dosen saya,Pak Engkos Kosasih, "manusia itu ibarat bilangan numerik, berapapun hasilnya akan tetap salah, namun semakin kecil intervalnya maka akan semakin mendekati kebenaran. Manusia tempatnya adalah salah dan dosa namun bukan berarti salah itu tidak bisa diperbaiki. Semakin kecil interval dosa, semakin besar interval kebaikan, semakin kita mendekati menjadi manusia yang bersih". Jadi tidak boleh putus asa dalam mengharap surga Allah, asalkan prasyarat kebaikan dan pahalanya diperbanyak. Semangat Kaum Muslimin!!!!
Read Comments

Senin, 01 Oktober 2012

When Plans Need To Be Re-arranged

Well, in my 23 years of living on earth, one of the most important thing i learn is you can't expect life to be too flat or in literally means your life plan may change suddenly and accidentally. Even when you carefully plan your life to certain ways, the x factor is always there. Let's call it as fate.

I am acknowledge myself as a person who carefully arrange each step i take. Because i always believe good preparations bring good result too. But as i learn, God plays a major role in creating the plan to be true or God may change the plan into something else. Or in third alternative, God delayed the plan because maybe it is not the right time to fulfill it.

Recently, i am confuse of what road should i take. I am about to graduate soon from mechanical engineering UI and i actually love to pursue my education to higher level. But then when i read all terms in UI, i found the postgraduate program is pretty expensive, it's about 24 million rupiahs in the first term. If i can finish my program in 2 years, it'll cost me 48 million rupiahs in total. Whoa! Where i can get that lots of money? I can't ask my parents to fund my college nor i have sufficient money.

One of my lecturer offers me to be my financial supporter. But still, i can't rely fully on my lecturer's kindness. I just don't wanna be a free loader. I must be able to stand on my feet. Then i apply for scholarship abroad, but they afford me only half of the school tuition. Oh my.. i feel like my plan slowly shattered into pieces.

And suddenlly when i thinking to add alternatives to my plan, suddenly i came up with some ideas. Well, if i can't pursue my college now, then maybe i should rearrange it. So now, i have a better view on how my llife would be or should be.

1. After graduating from UI, i wanna go travelling to Phuket (a must do!)
2. I will apply for job and hopefully it'll be a good one
3. While maintaining my new carrier, i will take a pastry cooking school in saturday.
4. If it's smooth, then i'll start my own bussiness in pastry. But in short term only as a part time job.
5. Bit by bit, i shall save money to take hospitality and culinary school abroad.
6. After i graduate from school, i gotta open my own store.
7. I quit my job, establish my store and take postgraduate school in mechanical engineering.
8. I work as lecturer and pastry chef, both in two different field. hehhehe.

pastry chef in future!

Wahh, what a plan! I calculate the plan may take two years. But yeah still have no idea of how the future will be, but one thing for sure, i don't wanna work as full time worker. I don't really interesting in that kind of job. Being a lecturer is my main plan, but the side plan is become an entrepreneur in pastry.

I am really hoping to make it come true. May Allah fulfill my plan... Aamin and Insya Allah. :))
Read Comments

Minggu, 16 September 2012

Dedicated For Allah

Depok,
September 16, 2012
21.51

Well, i actually got many things in my mind, many stories to tell and to write, but since the time shows a bit late, then i guess i just wanna write simple poem, dedicated to Allah and Rasulullah SAW.

Hard Times, Good Times

I know, i'm just simply an ordinary human
A human who might fall into darkness
If it's not because Your Love pouring on me, Allah...
I might not be able to find my way into Your Light

I made uncountable mistakes
Each day, each hour and probably every second 
i spend on Your earth
Yet, You keep me in Your Guards, in Your Watch

I'm crying deeply in my soul
for the sins i made, the seen ones and the hide ones
I'm begging for Your forgiveness, Dear God
and solemly hopes for Your Guards on The Day of Judgement

When i realized, how i abandoned Your Command
It took me years to realize 
that each of the commands were made to protect me
protect what You gave me as i was born as a girl,
really, i've been dzalim on myself
for not covering what i shouldn't show to people
outside my mahrams

And during those days,
i know about The Great Prophet Muhammad SAW
a man You choose as Leader of the last pilgrims of Islam,
i know, but i don't understand him well
and now, You show me,
a clear view of Prophet's love upon me,
really, i made a fool to none but to myself

How can i ignored, The Prophet
who given his all to save all pilgrims of Islam?
that even on his last breath,
he kept worrying about us,
the future generation of Islam
That the only thing he wished was to save us all
save in Your protection, Your Guard, Your Heaven

Me, this weak human,
Asking for Your apologize, Dear Allah
Please bring us (moslems)  into purity
save us from the fitnah of the world
let us feel Your love
Let us reaching Your Ridha on earth
In the good times and during the hard times

Read Comments

Selasa, 04 September 2012

Satu Doa

Ya Allah, Pemilik Semesta Alam..
Wahai Pemilik 99 Nama - Nama Terbaik,
Sungguh tak ada kuasa yang menyamai Engkau, Ya Rabb
Tidak pula Engkau tertandingi
oleh apapun jua

Aku menemuiMu dalam sembah sujudku
Tak banyak, wahai Al Khabir
Satu pintaku...

Aku memohon padaMu, Ash Syaafi
Sembuhkanlah aku
limpahkan kesabaran dalam menghadapi setiap ujianMu
Sungguh takkan sia-sia setiap rahmat maupun cobaan yang Engkau turunkan
Hanya akulah manusia yang lemah ini
Yang barangkali terlampau mudah berputus asa

Lindungi jalanku Ya Tuhan
Luruskan hatiku, maupun hidupku dalam kecintaan hanya padaMu
Ampuni aku Al Ghaffar
Untuk segala kesalahan, yang terlihat maupun tersembunyi
Jagalah aku, dalam kesucian nuurMu

Sembuhkan aku ya Allah,
Wahai Al Aziz

Read Comments

Sabtu, 25 Agustus 2012

Responsibility

Al-Qur'an dan ayat yang terkandung didalamnya sungguh mengandung kebenaran dan tidak bisa dibantah. Kalamullah mencakup segala aspek kehidupan manusia. Kemenangan maupun kejatuhan manusia dalam melawan bisikan syaitan.

Beberapa waktu yang lalu, saya merasa gembira dipercaya untuk membantu dosen, namun seiring banyaknya godaan, adakalanya saya merasa amanah itu sungguh berat. Meskipun saya coba singkirkan, rasa malas menggelayuti pikiran saya dan saya harus melawan dengan segenap hati.

Al-Ahzab ayat 72 menyebutkan :
Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanah kepada langit, bumi dan gunung - gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya, lalu dipikullah amanah itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu amat zalim dan amat bodoh.

Hidup tidak lepas dari 3 hal: habluminallah, habluminannas dan habluminalalam. Aspek pemberian dan pelaksanaan amanahpun mencakup 3 hal diatas. Oh Allah, sungguh saya takut bila akan mengecewakan dosen saya. Allah, saya takut bila amanah ini yang akan menyeret saya ke neraka nantinya karena saya belum mampu memberikan kinerja yang 100%. Maafkanlah saya, wahai Al Malik. Saya berusaha memberi yang terbaik, namun ada kalanya saya terjebak dalam pikiran saya sendiri. Luruskan hati, pikiran dan iman saya ya Tuhan, sungguh saya tidak mampu menjalani hidup tanpa bimbinganMu.

Forgive me, Allah; forgive me, my lecturer. I will always push my best and try harder.
Read Comments

Rabu, 22 Agustus 2012

Hanya Untuk Tuhan

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Dear Allah, this is the second letter i write to You as my grateful feeling towards You.

Dear Allah, since You always watching me, i know that You knows best for me. Allah, i surely can't pay for each bless You sent on my path. Eventough my married plan already flushed away, but still You keep showing Your love to me, to this weak person.

Allah, yes, You took him from my side for he may not the best person for me and yet You replace the sadness feeling of losing him by pouring me good friends who always stay beside me, accompany me and making me laugh to forget my sorrow.

Both in my tears and my happiness i found You. I cannot fully express how grateful i am now, but to say alhamdulillah for all the time. Eventough at the same time i have this illness inside of me, but knowing and understanding Your love helps me going through this difficult times. At first, i was afraid of dying, that doctor's judgement of my health. But so far, with my faith in You, i'm sure that i can fight this illness. Just as Your promise, within patient, victory shall exist.

God, You show me so many things, taught me the best lesson through daily events. i will never want to lose my faith in You.You the One i trust, The Best Teacher that guides my life.

I wanna live as a true moslem. To breathe in the air of Your Love. Please forgive me of my sins, Dear Allah. I can't live this life wthout Your light shine on me.

The Oft Merciful and The Oft Forgiving.
The Almighty, Allah, i praise You. Be my witness of my act, God..


Read Comments

Rabu, 01 Agustus 2012

Obat Hati

Apa yang dapat menjadi pengobat jiwa seorang hamba, kalau bukan petunjuk dari Rabbnya? Ya, meskipun perjuangan ini tidak akan mudah, saya akan tetap berusaha, berjuang sekeras mungkin melawan penyakit ini. Segala sesuatu yang datang dari Allah, Allah pulalah yang akan mengambilnya. Allah memberi saya penyakit, maka saya mempercayakan kesehatan saya dalam genggamanNya.

Berikut adalah kutipan Hadits Arba'in ke 19 yang memberi saya inspirasi untuk tetap kuat, tetap tabah dan yakin seutuhnya pada Allah, semoga bermanfaat bagi siapapun yang membaca.


Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma,  beliau berkata: Suatu saat saya berada dibelakang nabi  shallallahu`alaihi wa sallam, maka beliau bersabda:  Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu empat perkara: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika suatu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering . (Riwayat Turmudzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih). 

Dalam sebuah riwayat selain Turmuzi dikatakan: Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di depanmu. Kenalilah Allah di waktu senggang niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah bahwa apa yang tidak ditakdirkan atasmu tidak akan menimpamu dan apa yang menimpamu itulah yang ditakdirkan atasmu, ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran dan kemudahan bersama kesulitan 
dan kesulitan bersama kemudahan). 


Subhanallah.

Read Comments

A Letter To Allah

Dear Allah...

I know, my position in front of You may means nothing, for i simply a low and weak human. I just wish that You will always stay by my side and never let me fall into devilish act. Help me, clean me, bring me into pureness like a rose blossom in dawn for i afraid of Your anger, of Your Hell and i solemnly wishing a path to reach Your heaven.

My Dear God,
I know, You won't give me this illness if its beyond my ability to overcome it. I truthfully believe in You. Please put patience upon me, widen my soul and help me to see things better.

Dear Allah,
I have two side of thoughts. Part of me saying that i gotta fight for my life, i gotta fight for my health, gotta fight for chance to be a better moslem. But on the other side, i really wanna ask You (which i am afraid of), i am really tired of going back, visiting hospital each year. I don't wanna be sick, be as healthy as other people. Why do i have to have this very weak body? I am afraid of this sickness, Dear Allah. I am afraid that it'll cost my life. I don't wanna die yet. I know this is such a horrible and full-of-ego wish, but yes, i am afraid of so little chance in future to improve myself in front of You.

Dear Allah,
This girl, this very weak girl hoping for Your help desperately. I will push 100% effort to overcome this sickness. Please Allah, have a mercy on me. Please strengthen my faith in You. I will not give up for i know You always there, watching my every act.

Help me to find the righteous way to reach Your bless and Your heaven.
Amiin ya Rabbal Alamin
Read Comments

Senin, 30 Juli 2012

Silaturrahim atau.....???

pict taken from :  http://mutiaraputih1508.blogspot.com

Still talking about Ramadhan. Totally a great month not an ordinary month yaa.

Kali ini saya pengen ngebahas hal yang biasa kita jumpai selama bulan Ramadhan. Well, well, well, kalo udah bulan Ramadhan dateng, kita semua pasti pernah dapet undangan buka puasa bareng, entah sama temen sekolah (TK, SD, SMP, SMA, kuliah), temen kerja, temen se-klub, temen ngegaul bareng, dan macem-macem temen komunitas lainnya. Inti maupun ide dasarnya sih baik yaitu mempererat silaturahim saling ketemu mengakrabkan suasana dan ajang maaf-maafan (kalo ketemuannya udah deket a.k.a mepet lebaran :p). Baik ya baik, tapi masalahnya ini acara seringkali berlebihan, bukan dalam kualitasnya tapi mengarah pada kuantitasnya.

Bayangin coba, mulai dari temen sekolah aja ada 5 tingkat kalo kita hitung mulai dari TK sampai kuliah, belum lagi temen komunitas, iya kalo cuma ikut 1 atau 2 komunitas lah kalo sampe yang ikut 5 klub gimana? Mau semuanya didatengin gitu? Bisa habis berapa duit tuh? Terus, gimana tarawehan? Waduh, kasian ama mesjid dong. Dahulunya di zaman Rasulullah mesjid jadi segala pusat kegiatan bukan cuma dakwah, tapi juga musyawarah, kumpul berbagi ilmu dan juga tempat mempererat silaturahim sesama kaum muslimin. Tapi sekarang mesjid seringkali ditinggalkan atau lebih tepatnya dicuekin. Orang - orang lebih peduli buat kumpul dengan teman ketimbang ngumpul di mesjid buat tarawihan bareng. Menyedihkan? Yah begitulah keadaan kaum muslimin saat ini. Kita mengaku sebagai kaum muslim, menghamba pada Allah tapi kita menyia-nyiakan bulan yang penuh ampunan dariNya. Kita lebih seneng buat menghabiskan maghrib sampai isya di mall ketimbang di mesjid. Harusnya, kita bisa menekan jumlah angka buka puasa bareng yang ga terlalu penting ini. Kalo cuma sekedar ngumpul bukan cuma bulan puasa juga bisa.

Saya pribadi tidak bersikap sinis buat segala undangan buka puasa mulai dari temen a sampai z, malah saya berterimakasih dengan teman yang masih mengingat kehadiran saya, hanya di satu sisi saya merasa sangat merugi meninggalkan tarawihan di mesjid. Rasanya amat bersalah sama Allah. Semalu dan ga enak hati ga ikut buka bareng lebih malu dan sedih di depan Allah. Belum tentu amalan 1 hari ini cukup menyelamatkan diri kita 1 hari di Padang Mahsyar tapi kita dengan gampangnya melupakan fakta itu dan menganggap "besok ibadahnya juga bisa". Tapi gimana kalo ga ada hari besok? Gimana kalo nasib umur kita cuma sampai hari ini? Apa kita ga malu menghadap Allah dengan amalan yang pas-pasan atau malah kurang banget-banget? Maka kita butuh kedewasaan pikiran buat menyikapi fenomena buka bareng ini. Daripada sekedar ngabisin waktu kumpul dengan teman, lebih baik ibadah bareng di mesjid. Silaturahim dapet, ibadah juga dapet, iya ga? ^^

Selamat berpuasa readers, have a great day.
May Allah bless us all


Read Comments

Rabu, 25 Juli 2012

Amanah

Setiap langkah kehidupan, apapun kejadiannya, telah tercantum baik dalam Al-Qur'an maupun Al-Hadits. Kali ini saya mau cerita pengalaman sendiri. Cuma untuk sekedar berbagi, ga ada maksud tersembunyi hehehhe.

Alhamdulillah, sejauh ini selama kuliah di UI, saya dipercaya banyak dosen untuk membantu mereka. Tanggapan dari dosen juga cukup baik (kalo di poltek dulu saya "musuhan" ama dosen mesin tapi jadi kesayangan buat dosen energi :p).

Ketika kita push diri untuk melakukan performa terbaik serta antusiasme yang tinggi, akan lebih mudah ntuk mendapatkan perhatian dari dosen. Perhatian disini bukan untuk cari muka lho, tapi tetap dalam konteks untuk belajar lebih banyak. Dosen sangat menghargai mahasiswa yang eager dengan apa yang ada dihadapannya.

Saya pribadi tidak akrab dengan seluruh dosen, tapi sebagian besarnya mengenali saya. Alhamdulillah dari antusiasme itu, beberapa dosen mempercayakan tugas diluar kuliah. Mulai dari tugas menghitung (bikin saya jadi rajin ke perpus), buat ringkasan materi (ini bikin lebih rajin lagi, secara merangkumnya dari banyak buku meskipun ga jarang saya jadi keliyengan saking banyaknya yang mesti disatukan dalam penulisan hehehe), ditugaskan jadi ketua kelas (tugasnya banyak, mulai dari nyiapin spidol, nyari absebsi, absenin temen, ngumpulin tugas, update grup, sms ingetin dosennya, ingetin deadline dsb), dan yang paling baru ini menghitung untuk project dosen pembangkitan daya di RRC.

Alhamdulillah dengan banyaknya kepercayaan ini saya jadi semangat. Menurut saya, kepercayaan itu mahal harganya. Sekali image tercoreng, habislah sudah semua effort yang selama ini dikerjakan. Kepercayaan mendorong saya untuk terus maju "berkarya" lebih baik dan berusaha lebih keras. Saya tidak mau menyianyiakan kepercayaan orang, meskipun saya harus tersandung, terjatuh selama proses pemenuhan amanah tersebut. Yes, i am willing to give you my best performance, Sir.

Ada dua pengalaman yang paling menarik dalam proses penjalanan amanah ini. Pada dosen IIH, saya bukan cuma harus mengurusi kelas tapi diberikan banyak motivasi untuk terus mengembangkan ilmu. Ya, ketika dunia diluar sana begitu luas, kenapa harus berhenti mencari ilmu disini? Baik pak, saya akan teruskan perjalanan mencari ilmu ini.

Sedangkan untuk dosen yang kedua, AS, mempercayakan proyek penelitiannya untuk saya hitung. Pak Dosen malah langsung telp saya untuk meminta bantuan. Saya senang sekali bisa membantu dosen ini, karena mata kuliahnya memang jadi favorit saya, tapi disatu sisi berharap juga semoga bapaknya bisa ngajak saya ke Cina juga buat ikut liat real projectnya. Aaaahhh...tapi entah kapan itu bisa terjadi, saya cuma berharap saja. Yah semoga dengan semangat ini, pintu - pintu menuju masa depan yang cerah terbuka untuk saya. Amiiiinn ya Rabbal Alamin. Semoga Allah memberi jalan kesana.
Read Comments

Minggu, 24 Juni 2012

gossip


It's always annoying meeting a person who think she gotta know everything in this world so she started to ask you thousand of questions. Oh please, those kinda people need to get a life. Eventough you answer it in a simplest way, they incredibly able to change your statement into something fully different then burst it to the world.

Gossip is annoying and it will always be, so let's keep our mouth shut and stop talking about others.

An overview according to Islam :
Allah secara tegas mengatakan bahwa Gibah merupakan suatu perilaku/perbuatan yang haram, seperti dinyatakan dalam QS Alhujuraat ayat 12, sebagai berikut :
 “Janganlah sebagian kamu menggunjingkan sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari diantara kalian memakan daging saudaranya yang telah mati? Maka, tentunya kalian tidak menyukainya (merasa jijik). Dan, bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Menurut  hadist HR Muslim juga diriwayatkan sebagai berikut:
Suatu hari pada jaman Nabi Rasulullah SAW, seorang sahabat bertanya. Ya Rasulullah, apakah yang disebut dengan Gibah? Rasulullah SAW menjawab, Gibah adalah menceritakan keburukan orang lain di belakang orang yang bersangkutan. Dan, sahabat itu bertanya lagi. Bagaimana jika keburukan itu memang terdapat pada dirinya? Rasulullah SAW kembali menjawab, itulah yang disebut dengan Gibah. Lalu, bagaimana jika keburukan itu tidak terdapat pada dirinya? Hal itu disebut dengan fitnah. Dosanya lebih besar daripada Gibah, jawab Rasulullah.

Read Comments

Kamis, 17 Mei 2012

Bahagia Itu Sederhana


Belakangan di twitter sering ada hastag #BahagiaItuSederhana. Ga tau siapa yang mulai pertama, yang jelas hastag itu jadi lumayan ngetop, intinya mengajak orang untuk bersyukur atas karunia Ilahi dalam bentuk paling sederhana yang bisa kita rasakan. Dengan adanya rasa syukur ini, diharapkan kita bisa jadi individu yang lebih down to earth. And for me, myself...i feel tremendously grateful for everything i've receive so far.

Here are my lists :
1. Bahagia merasakan kasih sayang Allah yang melimpah ruah.
2. Bahagia bisa menjadi seorang muslim untuk menjalankan perintahNya.
3. Bahagia bisa beribadah sepenuhnya, including ibadah sunnah.
4. Bahagia dikaruniai a loving family
5. Bahagia bisa menghirup udara segar, merasakan angin semilir dan melihat pemandangan hijau (kalo lagi ngetem di open seat area perpus UI) ^^, Beautiful experiences
6. Bahagia bisa kuliah.
7. Bahagia bisa mengajar, berbagi ilmu, berbagi motivasi dan sekaligus earn some cash hehehe ^^.
8. Bahagia bisa nyoba bisnis baru. May this perfume line last foreveeeeeeerrrrrrr, amien ^^
9. Bahagia punya ponakan lucu yang lari-lari nyambut saya pulang kuliah.
10. Bahagia bisa sepeedaan di track danau salam UI.
11. Bahagia punya sobat sejati, temen ngalor ngidul, curhat, nangis, becanda sampai wisata kuliner bareng.
12. Bahagia bisa memulai proses TA, semoga lulus semester depan erwita. Semangat!
13. Bahagia dapet jadwal ngajar padet, bikin kantong juga tebel hehehe ^^.
14. Bahagia gitu kereta dan jalanan jakarta lancar jaya tanpa macet dan sinyal kereta ga telat.
15. Bahagia bisa travelling all around Indonesia. Yah buat sementara itu dulu, kalo keluar negeri belum ada duitnya hehehe..
16. Bahagia badan ga ambruk meskipun capek ngajar seharian.
17. Bahagia laptop ga ngadats.
18. Bahagia ngeliat kuota modem internet masih banyak di akhir bulan #grinning widely hehehhe..
19. Bahagia dipercaya jadi ketua kelas ama dosen meskipun ga jarang dicengin dikelas ama dosennya.
20. Bahagia belajar sistim pembangkitan lagi. I love power generation subject.
21. Bahagia makan saltcheese dan bearbrand dingin di saat hari mendung tebel.
22. Bahagia mendengar nyangian hujan dan katak di luar rumah. the sound of nature
23. Bahagia jadi diriku sendiri. Yep i love being me. Best thing ever!

Always looking on the brightside no matter how hard the situation is. I am living the good life, what about you, readers? i hope you do too ^^

Seriously, bahagia itu amat sederhana!


Read Comments

Senin, 14 Mei 2012

MO-ti_VA-ti-On

Tadi pagi iseng nonton tipi. Biasanya subuh emang saya jarang nonton. Sehari-hari juga paling 2 jam udah maksimal, itu juga cuma nonton film korea+rerunnya. Nah kebetulan hari ini emang bangun dari jam 3 pagi. Ibadah malem terus sambung belajar aka ngerjain peer sekalian boo.

Dari jam 3 saya nonstop ga ada jeda. Sampai suatu detik terhenti denger ceramah + motivasi dari ustad Yusuf Mansur. Waaaahh, ceramahnya bagus banget kaya bukan ceramah. Cuma memahami lebih dalam bagaimana kerja Allah dalam mengabulkan impian kita.

Ada banyak kisah yang diutarakan ma ustad Yusuf. Rasanya jadi termotivasi. He said it's okay having a posession to be a rich people as long as we give back what we receive in the path of Allah.

Dunia itu sangat menggoda ya, dengan segala pesona yang ditawarkannya, dengan semu kemewahan dan kebahagiaan palsu. Tapi apapun itu, kita ga boleh menyerah dan ikhtiar + tawakkal buat meraih ridhoNya.

Let's fight to the righteous path only for Allah!
Read Comments

Jumat, 11 Mei 2012

Just a human

Kadang-kadang, kalo kegiatan lagi sampe titik puncak sibuk kaya sekarang, terbersit keinginan saya jadi seperti gadis lainnya. Punya pasangan buat berbagi cerita dan saling memberi support. Dukungan tulus dari seseorang adalah sumber energi yang hebat. It helps you to conquer even the tallest moountain on earth, some said. Hahahaaha....agak lebay emang pernyataannya, tapi mengetahui ada orang yang sayang ama kita bikin hari-hari jadi lebih mudah buat dihadapi.

Kadang saya ngebatin sendiri, kok Allah ga cepet-cepet ngasi ganti mantan calon suami yang dulu. Saya pengen berbagi pelajaran hidup, pengen berbagi tawa, sedih, berbagi a-z. Pengen bersama-sama menapaki kehidupan, pelajari lika likunya. Tapi ya mungkin harus bersabar dulu. Dan ada bagian dari diri saya yang sadar bahwa saya toh mennolak kedatangan orang yang baru buat ngisi posisi itu, rasanya takut dan masih ga siap juga (nah lhooo). Jadi ya keadaan ini ga bisa disalahin sepenuhnya.

Hmm...kalo dipikir-pikir lagi, itu adalah bagian dari ego duniawi. Part of me saying, Can't Allah be anything you want? can't you release the mortal things and focus on the afterlife? Jlebb, nah pikiran ini yang ngena banget. Yah sepertinya saya masih terlalu duniawi. Padahal saya janji dan bedoa ama Allah buat bantu saya melepaskan kungkungan kehidupan yang fana.

Orang tua, harta benda, hubungan pertemanan, bahkan ketertarikan terhadap lawan jenis sepeuhnya fana, bisa diambil dan berakhir secara tiba-tiba. Maka tempat kembali kita hanya Allah semata. Dan akal sehat saya bilang, ketertarikan sama lawan jenis yang mabuk kepayang (pfffttt!!!)  bukan bentuk kasih sayang yang tulus. Yang benar itu kalo dua belah pihak punya agreement buat ngejalanin kehidupan agar memperoleh ridha Allah semata.

Baiklah, conclusionnya : wipe tears from my eyes dan semoga Allah mempertemukan saya dengan seseorang yang visinya juga untuk meraih ridha Allah... Amien ya rabbal 'alamin..
Read Comments

Senin, 09 April 2012

Hijab

pict taken from : tifanianglila.com

What is Hijab? Hijab is the kind of clothes that a moslemah wear to cover her body, her hair and any parts of the body which not allowed to be seen by person outside her mahram.
pict taken from : rafaqo.wordpress.com

Tingkatan paling dasar hijab pada umumnya adalah kerudung yang menutupi sampai setengah dada, kemudian jilbab yang menutupi hingga dibawah dada dan hijab yang menutupi hingga ke pinggang. Macam-macam pemakaiannya juga banyak, ada yang secara konservatif dan sekarang juga banyak kerudung tipe gaul. Buat saya pribadi, segala jenis yang gaul atau konservatif itu tidak terlalu masalah asalkan memenuhi syaratnya yaitu menutupi anggota badan yang diharamkan dilihat selain mahram dan pemakaiannya sesuai occasion, yah meskipun saya pribadi lebih menyukai tipe jilbab konservatif dengan tidak terlalu banyak hiasan sana sini yang bikin ribet, warna yang kalem dan ga norak.

Ada yang bilang make hijab  itu susah, berat, panas, ngap dan lain sebagainya. Saya pake kata umumnya disini, habisnya kalo kerudung atau jilbab hanya menunjuk sebagian tipe pemakaian. Sebenarnya hijab ga gitu lho. Kalo hijab dipakai atas dasar hati yang memang cinta kepada Allah, rasanya akan sangat mudah dan malah terasa sangat menyenangkan. Benar lho makenya harus ikhlas, kalo nggak, hijabnya malah jadi fitnah bagi si pemakainya sendiri, kalo udah gitu sayang kan, yang make hijab tapi pakaiannya ketat dan malah menonjolkan lekuk badan si perempuan.
pict taken from : thebeautyofsunnah.wordpress.com

Jadi make hijab itu harus amanah? Iya dong, secara itu adalah bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah. Hukumnya wajib bagi perempuan yang akil baligh atau hukumannya ganjaran 50.000 tahun di neraka untuk setiap tarikan nafas perempuan tanpa hijab. Ngeri ya, tapi hukum Allah adalah jelas, mengikat dan memang mengandung manfaat.
Berikut manfaat hijab :
  • Terhindar dari tatapan mata-mata laki-laki jahil yang ga tau adat dan pandangan ga sopan yang ngeliat badan perempuan ampe gimanaaa gitu. Ga banget deh, bikin jengah.
  • Terlindungi dari kejahatan. Emang bukan jaminan sepenuhnya sih, tapi seenggaknya orang lebih malu dan respek kalo berhadapan dengan perempuan yang memakai hijab penuh.
  • Terhindar dari debu dan segala kotoran di jalan. Beneran loh, coba bandingin ama perempuan yang ga pake hijab, muka, rambut, tangan ama kakinya ditempeli debu yang beterbangan di jalan. Makanya ga salah kalo Rasulullah menyebut kaum muslimin sebagai kaum yang bersih 
  • Lebih leluasa bergerak. Kata siapa hijab bikin pemiliknya jadi letoy dan lambat? Itu cuma perspektif sempit. Hjab bikin lebih bebas bergerak karena ga perlu takut kalo anggota badan yang keliatan secara semuanya ketutupan.
  • Ga repot. Coba deh perhatiin gimana gaya perempuan yang mesti ke mall tapi dandannya naudzubillah tebel, ribet dan lama. Buat styling rambut butuh waktu minimal 30 menit, belum lagi make vitaminnya, make hairspraynya dan blablabla, belum lagi muka yang ditambal pelembab, alas bedak, foundation, concealer, bedak, lipstik, maskara dan macem tambalan palsu lainnya. Kalo pake kerudung misalnya, cuma butuh waktu 5 menit and you are ready to go.
  • Memelihara kesehatan rambut. Dengan pake hijab, rambut terhindar dari panas yang bikin rambut kering, styling yang merusak, dan bebas debu.
  • Memelihara kelembaban kulit. Kulit yang terlindungi hijab bakal terasa lebih lembut, ga kering apalagi pecah – pecah. Terutama aktivitas di bawah sinar matahari yang garang maupun aktivitas perkantoran yang disembur ac yang bikin semriwing.
  • Membawa kedamaian hati. Hijab secara alam bawah sadar jadi pengingat dalam bertindak. Orang dengan hijab bakal lebih hati-hati dalam bersikap dan berkata-kata karena ingat tanggungjawabnya kepada Allah.
  • Menambah kecantikan aura wanita. Perempuan yang pake hijab pasti terlihat lebih adem dibandingkan perempuan yang cantik tapi ga hijab-an. Bener, karena hijab bikin cantiknya jadi beda 
  • Jadi penyelamat di hari akhir. Di akhirat nanti, semua perbuatan kita bakal di pertanggungjawabkan termasuk kaki, tangan dan semua indra yang kita miliki. Bayangin coba kalo anggota badan kita disiksa dengan pedihnya di neraka cuma karena kita lengah dengan perintah dasar yang satu ini. Inget, badan kita bukanlah milik kita semata, ia adalah kepunyaan Allah, jadi harus dikembalikan sebaik Allah memberikannya saat kita lahir.
Dan masih banyak ribuan kebaikan lain dalam hijab. Sebuah perintah sederhana namun besar manfaatnya. Mari tingkatkan ketakwaan kita hanya kepada Allah SWT semata ya!
Read Comments

Iman, A reminder

pict taken from : maheritani.com

Iman secara harfiah adalah segala sesuatu yang diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diwujudkan dengan perbuatan.

Iman merupakan kunci yang menyatukan manusia dengan Rabb yang telah menciptakannya. Hati yang dipenuhi cahaya iman akan mendatangkan kebahagiaan sekaligus kedamaian yang hakiki bagi pemiliknya. Akan tetapi iman tak ada bedanya dengan pohon. Bila sebuah pohon dipelihara dengan baik, diberi nutrisi dengan kadar air yang cukup dan dipangkas dengan rapi pada cabang-cabangnya untuk menghilangkan hama yang mengganggu, maka pohon tersebut akan menjadi pohon yang rimbun sejuk, berakar kuat, tak tergoyahkan dan pada akhirnya mendatangkan buah yang manis bagi empunya pohon. Akan tetapi bila pohon tidak dirawat dengan baik, pohon tersebut dengan mudah terserang hama bahkan mungkin menjadi layu, rusak di percabangannya dan mati.

Merawat iman dapat diibaratkan seperti merawat pohon diatas. Iman perlu di-refresh dari waktu ke waktu agar hati tetap dapat mencintai Allah dengan ikhlas. Hati yang dipenuhi iman mendatangkan keluasan jiwa dan menimbulkan sikap yang positif. Tapi hati yang imannya kering, mudah sekali di ombang-ambingkan oleh permasalahan hidup. Hal kecil jadi besar dan hal yang besar terasa seperti gempa bumi yang siap menelan si empunya.

Memelihara iman banyak caranya. Iman dapat bertambah melalui pertemuan majelis taklim, obrolan dengan teman yang banyak ilmu (ga boleh bercampur dengan ghibah lho yaa), membaca buku yang bermanfaat dan terutama sekali rajin – rajin membaca dan mempelajari ilmu agama, tauhid, fiqih, hadits dan Al-Qur’an.

Tidak ada salahnya bila iman kita kadang menjadi lemah, karena tempat manusia itu adalah salah, lemah dan dosa. Tapi juga perlu diingat untuk selalu memperbaiki iman, karena ialah yang menentukan pencapaian kita di akhirat kelak. Pasti ga pada mau kalo masuk neraka kan? 
Remember, Islam is the Empire of Faith!

Read Comments

Jumat, 02 Maret 2012

An Advice From The Inside

Be patient, Erwita. Your fate and future will be just alright. Many things might burden your minds now, but always have faith in Allah. Allah will not let you down for HE always listen to you, to your pray and knows what you keep in your soul.

Dear Erwita..jangan cepat berpuas hati maupun rendah diri. Yakinlah pada kemampuan yang kamu miliki. Setiap pribadi memiliki kekuatan maupun kelemahannya sendiri, maka janganlah kamu tertipu untuk kebahagiaan sesaat. Sungguh, kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan di hari akhir nanti. Saat ini hanya perjalanan sementaramu saja. Namun, selama nyawamu masih ada, nafas dan detakan jantung belum lagi ditarik darimu, masih ada jalan terbentang dihadapanmu. Mungkin saat ini kau belum dapat mengira-ngira akan ke arah mana hidup membawamu, maka, bersabarlah. Tunjukkan sikap tawadhu dan bertawakkal kepadaNya. Tundukkan pandanganmu, satukan hatimu pada kecintaan kepada Allah. Ia akan membimbingmu ke jalan terbaik untuk kau tapaki.

Bersabarlah, erwita dan jangan ragukan Ia. Demi Dzat yang nyawamu ada dalam genggemanNya.....
Read Comments

Minggu, 12 Februari 2012

DIA

Allah itu tidak tidur. Allah itu Maha Baik. Dia Maha Mendengar. Dia selalu mendengar hambaNya. Aku belum lagi mencapai tingkatan untuk menjadi seorang muslimah serupa Fathimah AzZahra, meskipun aku selalu mengagumi sosoknya.

Hidup itu berputar. Gelindingan rodanya kadangkala membawamu ke bawah, membawamu bertemu kerikil-kerikil kecil. Ada pulanya batu besar. Tapi sebesar apapun masalahMu, ingatlah Allah akan selalu ada di dekatMu. Ia jauh lebih dekat daripada urat nadimu.

Kadang, kita memang tidak mampu berpuas diri, mengejar impian demi impian semu. Hingga kita terjatuh karenanya. Tidak apa bila ingin memprotes padaNya, hanya saja tidak perlu berlebihan. Bersyukurlah bila Ia menguji dirimu. Sungguh Ia menyayangimu, KasihNya tersampaikan dengan cara yang paling baik untukMu.

Ujian kehidupan akan membuatmu lebih tegar dan mampu meraih hal yang lebih baik di masa mendatang. Yakinlah padaNya, jangan pernah berputus harapan dan kuatkanlah imanmu dalam Islam.
Read Comments

Forwarding

Always Looking On The Brightside